Jalan Putus, Banjir Rendam Desa Lubuk Kembang Bungo 


riaupotenza.com
Air luapan Sungai Nilo Ukui menyebabkan jalan Desa Lubuk Kembang Bungo putus

UKUI-Tak hanya mulai Langgam, debit air juga telah merendam sejumlah kecamatan lain. Di  Desa Lubuk Kembang Bungo Kecamatan Ukui, fasilitas jalan umum putus. Warga terpaksa menggunakan sampan dan pompon untuk beraktivitas, karena badan jalan direndam luapan Sungai Batang Nilo. Beberapa malah sudah ada yang mengungsi.

     ‘’Air masih menggenangi Desa Lubuk Kembang Bungo.  Jalan tidak bisa dilalui. Namun pagi sudah mulai surut sekitar 25 centimeter, tapi pagi tadi mulai lagi hujan. Kemungkinan bisa meningkat lagi debit air,’’jelas Camat Ukui Amri Juharza,S.Kom, Rabu (3/1) sambil menambahkan potensi hujan dari hulu Sungai Nilo masih besar.

      ‘’Sementara Desa Air Hitam sedang kito monitor,’’imbuh Camat . Lazimnya, Desa Air Hitam Ukui menjadi desa yang cukup rawan banjir jika terjadinya curah hujan tinggi.

     Karena banjir sudah berlangsung sejak Ahad (31/12) lalu sambung Camat Ukui, pihaknya berkoordinasi dengan Puskesma hingga Posko kesehatan sudah didirikan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir khususnya. 

     ‘’Selain hujan lebat,  meluapnya air Batang Nilo ini disebabkan juga karena kiriman dari hulu sungai. Untuk saat ini warga masih bertahan di rumah masing-masing,’’terang Amri seraya menjelaskan berdasarkan data Pemdes Lubuk Kembang Bungo banjir terjadi di RT 01 RW 01 dan RT 02 RW 02 dengan jumlah rumah yang terdampak sebanyak 67 unit yang mengakibat 76 KK, 280 jiwa harus terganggu aktivitas mereka.

    ‘’Ada dua keluarga yang sudah mengungsi,’’terang Camat.

    Camat juga menyarankan agar warga yang berada di bibir Sungai Nilo untuk mengungsi ke tempat keluarga mengingat potensi hujan cukup besar. ‘’Kita sudah menyarankan kepada warga yang berada dibibir sungai untuk mengungsi mengingat potensi hujan masih sangat tinggi.  Namun kita tetap waspada baik dari Kecamatan,  puskesmas dan desa,’’ungkapnya sambil menambahkan untuk kondisi jalan belum bisa dilewati kendaraan bermotor sehingga  untuk sementara warga memakai perahu untuk beraktifitas termasuk untuk anak sekolah.

     ‘’Perahu tersebut stanby di lokasi yang disiapkan desa,’’terang Camat.

    Selain Ukui, Kecamatan Kuala Kampar juga cukup parah. Bedanya, di Kelurahan Lubuk Dalam, ibu Kota Kecamatan Kuala Kampar ini direndam air pasang rob. Air laut merendam fasiltas jalan, lapangan bola, halaman kantor. Namun, aktifitas warga setempat tetap berjalan norma.

    Di Pangkalan Kerinci, Camat Fakhrurrozi,S.Sos, luapan air juga sudah merendam sejumlah lokasi. Di antaranya jalan menuju Desa Rantau Baru dan Kuala Terusan dibeberapa titik sudah terendam dan putus. ‘’Jalan Desa Rantau Baru dan Kuala Terusan sudah ada yang putus akibat direndam banjir, tapi masih bisa dilewati,’’terangnya.amr