Musholla Muallaf Suku Akit Diresmikan


riaupotenza.com
Ketua YPMR Pelalawan HM Gohan Matondang bersama pengurus dan muallaf Suku Akit Kuala Kampar saat peresmian Musholla Muallaf Risalah Andita 

KUALAKAMPAR-Lantunan syahdu kalimah ilahi melalui pengeras suara terdengar membahana di angkasa. Itulah suara kumandang azan dari muazin Ustadz H Muslimin Albantany, salah seorang pengurus Yayasan Pembinaan Muallaf  Ar Risalah (YPMR) Kabupaten Pelalawan. Suara itu seakan menusuk hati-hati yang baru mengenal Sang Khaliq untuk segera bersujud kepada Nya.  Azan itu pula menandai peresmian perdana Musholla Risalah Andita di  Sungai Sikiyat Desa Sungai Upih Kecamatan  Kuala Kampar. Dari ceruk-ceruk kampung yang dihuni komunitas suku asli bermunculan puluhan muallaf untuk melaksanakan sholat berjamaah.

    ‘’Alhamdulillah musholla muallaf Suku Akit sudah selesai dibangun dan sudah kami resmikan kemarin,’’jelas Ketua YPMR Kabupaten Pelalawan Ustadz HM Gohan Matondang,S.Pd.I, Rabu (2/1).

     Memang sebut Ustadz, peresmian musholla yang diperuntukkan bagi muallaf suku asli yang berjumlah lebih kurang 40 orang itu tidak berlangsung meriah laiknya, peresmian proyek pembangunan yang didanai pemerintah. ‘’Acara peresmian kita memang sederhana.  Kendati tidak dihadiri Pemda,  Kecamatan maupun aparatur desa, tapi tidak mengurangi semangat kita untuk berdakwah menegakkan kalimatillah. Begitulah, nampaknya daya tarik musholla ini kurang memikat untuk pejabat kita baik tingkat  desa, kecamatan apalagi Pemda,’’ungkapnya.

    Ustadz Gohan yang sengaja turun bersama sejumlah pengurus YPMR Pelalawan termasuk Ketua Baznas Pelalawan H Eddi Amran,Lc,MA serta lainnya menambahkan, dibangunnya musholla Suku Akit yang selama dikenal dengan suku pedalaman yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan, namun sangat beruntung sudah mengenal Islam, dibangun atas dasar semangat menegakkkan Islam.

     ‘’Dana pembangunannya musholla ini murni dari para muhsinin semua, tak ada dana pemerintah. Jadi pembangunan rumah ibadah dengan ukuran8x10 m  ini tidak ada kaitannya dengan partai politik. Tidak pula dana dari Dinas Sosial seperti isu yang beredar. Makanya saya luruskan bahwa dana pembangunan mushollah ini murni dari donator-donatur yang berinfaq dengan tulus sampai terkumpul sekitar Rp 175 juta,’’beber Gohan.

    Bahkan disebutkan, selain dana infaq yang ditampung dari saudara se iman yang ada di Indonesia, bahkan ada pula infaq dana dari muallaf asal luar negeri yang ikut terpanggil membangun rumah ada bagi saudara Islam yang baru, yakni Suku Akit yang beberapa bulan lalu mendapat hidayah Islam. 

    ‘’Makanya nama musholla kita ini diberi nama Risalah Andita. Salah satu donator yang ikut berinfaq dengan jumlah cukup besar untuk mengenang isterinya Andita Rahimahallah yang wafat karena penyakit yang dideritanya di luar negeri sana,’’terangnya.

        ‘’Kepada saudara kita warga Suku Akit, bahwa peradaban Islam dimulai dari rumah ibadah. Kalau mau melihat orang sukses, lihatlah bagaimana mereka memperlakukan rumah ibadah ini. Ana titipkan amanat untuk Suku Akit supaya beribadah dan belajar Islam dengan baik di Musholla ini,’’kata Ustadz Gohan menyampaikan pesannya kepada jamaah warga Suku Akit.

     Diketahui juga, pembangunan musholla yang dipahat nama Risalah Andita ini sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Musholla yang bisa ditempuk 2 jam perjalanan ojek motor dari Teluk Dalam, ibu kota Kecamatan Kuala Kampar. hanya saja, saat peresmian pengurus dan rombongan terpaksa berjalan kaki kiloan meter karena jalan becek terendam banjir. Rumah  ibadah sederhana ini juga dilengkapi dengan penerangan listrik tenaga surya, lengkap dengan fasilitas tempat berwudhu, WC serta kipas angin.

    ‘’Semoga semua infaq para donator yang tidak disebutkan satu-satu menjadi amal yang memberatkan timbangan kebaikan di akhirat nanti dan akan bangunkan rumah di surge nanti, in syaa Allah,’’harapnya.

     Gohan menyebutkan, khusus untuk pembinaan muallaf di Sungai Sikiyat Desa Sungai Upih Kecamatan  Kuala Kampar ini telah ditempatkan dua orang ustadz dari Jakarta yang dikhususkan membina para muallaf. ‘’Da’i dari Jakarta inilah bertungkus lumus melakukan pembinaan terhadap warga setempat dengan kondisi yang ala kadarnya. Alhamdulillah, mereka diutus atas kerjasama dengan YPMR,’’paparnya seraya mengatakan pembinaan berkesinambungan tetap juga dilakukan pihak YPMR terhadap seluruh muallaf yang benar-benar istiqomah dengan Dienul Islam.

     Ketua Baznas Pelalawan H Eddi Amran,Lc,MA yang juga hadir juga menyempatkan diri menyampaikan mutiara hikmah dan motivasi bagi muallaf Suku Akit untuk tetap berpegang teguh dengan agama Islam yang mereka pilih. Karena memang tak semua orang yang mendapatkan taufik dan hidayah Islam ini.

    Kesempatan yang sama, Edi juga menitipkan bantuan Rp 5 juta untuk kas musholla Risalah Andita. Selain itu hadir juga salah seorang anggota DPRD Pelalawan Junaidi Purba.amr