2018, Penangkaran Walet Wajib Punya Izin Lengkap


riaupotenza.com
Tim Bapenda, Perizinan dan Satpol PP saat melakukan pendataan sarang walet di Kota Bagansiapiapi.

BAGANSIAPIAPI (RPZ) - Tim dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Badan Penananam Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Satpol PP-Linmas) melakukan pendataan tempat sarang burung walet yang ada di Bagansiapiapi.

Pendataan dilakukan agar para pengusaha walet bisa melengkapi izin-izin serta membayarkan pajak terhitung pada 2018 mendatang. Hal ini dilakukan mengingat sampai saat ini masih nol pajak burung walet masuk ke Kas Daerah (Kasda).

“Kita lakukan pendataan dan turunkan tim juga dari Satpol PP dan perizinan, kita minta 2018 paling lama semua izin-izin sudah dilengkapi, terlebih lagi wajib membayarkan pajak yang tertuang dalam Perda,” kata Kepala Bapenda Rohil, Cicik Mawardi.

Hingga saat ini untuk areal Kota Bagansiapiapi saja sudah terdata sebanyak 50 bangunan walet yang aktif. Pendataan akan terus dilakukan dan diprediski se Rohil jumlahnya mencapai ratusan. Pihak Bapenda memfokuskan daerah yang banyak waletnya seperti di Kecamatan Bangko, Ujung Tanjung, Bagansinembah dan juga merata hampir di seluruh Kecamatan Rohil ada bangunan walet.

“Kita data perlahan, jadi target pajak kita selama ini sekitar Rp75 juta pertahun, jika semua membayar pajak maka target tahun depan akan kita tingkatkan namun akan dilakukan secara bertahap,” katanya.der