Harga Daging Ayam Potong Meroket


riaupotenza.com
Uhai, pedagang ayam potong yang berjualan ayam potong dipasar parit 11.

TEMBILAHAN (RPZ) - ANEHNYA, kurang sepekan tahun baru, daging ayam potong malah sulit diperoleh penjual daging ayam potong di Pasar Kota Tembilahan. Akibatnya harga jual dan harga beli dari pedagang merangkak naik dalam sepekan terakhir. Jika sebelumnya harga masih dalam kisaran Rp 32 sampai Rp.35 ribu perkilo untuk ayam potong yang sudah bersih. 

Bahkan, dalam dua hari terakhir ini penjual ayam potong dipasar parit 11 sudah menjual dengan harga Rp 40 ribu perkilo. Tingginya harga jual ayam potong ini dikarenakan stok peternak ayam sudah menipis. Para Agen ayam potong menjual kepada penjual ayam potong sudah tinggi. Itupun, penjual daging ayam potong tidak bisa dapat banyak, ujarnya.

Uhai, pedagang ayam potong yang berjualan ayam potong di Pasar Parit 11 mengaku, sejak satu pekan terakhir ini ia sulit mendapatkan suplai ayam potong dari agen. 

Untuk mendapatkan ayam potong, kata Uhai, ia harus datang langsung ke agen, kuatir tidak kebagian daging ayam potong karena para agen mendapatkan ayam sudah dari Kota Jambi, Padang dan Kota Lampung karena menipisnya stok ayam di perternak. 

Uhai terpaksa menaikan harga karena harga di agen mengalami kenaikan dikarenakan tambah biaya tranportasi ujarnya.

Kenaikan harga daging ayam sudah seminggu belakangan ini terjadi.

Ia mengaku, biasanya mereka membeli ayam potong ke agen hanya di bawah Rp 30 ribu per kilo. Kini, sudah tidak bisa lagi, mereka terpaksa menjual Rp 40 ribu perkilo, itupun tak bisa mendapatkan banyak.

Warga Tembilahan, Diana mengeluhkan harga ayam potong naik. Saat ini harga daging ayam di Tembilahan Rp 40 ribu perkilo. Mahalnya harga daging ayam saat ini, dia terpaksa mengurangi konsumsi daging ayam hingga 50 persen. 

“Sebenarnya harga daging ayam terjangkau. Sekarang kami harus berpikir panjang sebelum membeli ayam,’’kata ibu muda beranak satu ini.dre