Mobil Terjebak, Bandar Narkoba Ditembak


riaupotenza.com
RR warga Sorek II Pangkalan Kuras bersama 5 paket sabu-sabu. Bandar narkoba ini terpaksa ditembak karena melawan polisi

PANGKALANKERINCI-Pantang menyerah. Begitulah tekad bulat yang ada dalam benak pria inisial RR (39). Kendati dikejar polisi karena keterlibatannya sebagai Bandar narkoba, tapi warga Kelurahan Sorek I Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan ini tak berpatah arang. Tapi naas, Mobil Toyota   Avanza BM 1699 AZ warna silver yang dibawanya terjebak jalan buruk. Niat hati melawan petugas dengan pmemegang kayu, Bandar 5 paket sabu-sabu ini tak berkutik ditembak polisi.

‘’RR ini sudah menjadi target kita atas keterlibatannya dalam kasus narkoba sudah kurang lebih 2 tahun, tapi akhirnya berhasil ditangkap bersama sejumlah barang bukti termasuk 5 paket sabu,’’jelas Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan,S.Ik melalui Paur Humas Iptu Maraden Sijabat,SH, Rabu (27/12) sambil menambahkan bagian kaki kiri pelaku yang merugikan Negara ini terpaksa dihadiahi timah panas karena mencoba melawan petugas dengan membawa potongan kayu saat akan disergap polisi.

Meski berhasil diringkus sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa (26/12) lalu di Jalan Lingkar Desa Balam Merah Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan. Tapi polisi yang kala itu dipimpin Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras Ipda Rudi Alponso,S.Ik melakukan operasi penangkapan tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Penangkapan terhadap pria yang sudah cukup lama diintai karena terlibat bisnis haram ini begitu dramatis. Bahkan, boleh dikatakan masuk kategori film eksyen Hollywood. Polisi dan pelaku sempat kejar-kejaran hingga pelaku lari sampai 15 kilometer. Karena terus kabur dan tidak mengindahkan tembakan peringatan, polisi juga sempat memuntahkan timah panah ke bagian roda mobil yang dikendarainya.

Tapi lacur, RR yang sudah terlanjur nekat kabur, tak peduli. Kendati ban bocor sebelah, ia tetap tancap gas. Pria ini tak berkutik setelah, jalur yang ditempuhnya merupakan jalan berlumpur. Akhirnya RR terhenti.

‘’RR dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009,’’sebut Sijabat sambil menyebutkan, penangkapan RR berawal sekitar pukul 13.00 WIB didapat informasi dari masyarakat bahwa sering ada transaksi Narkotika jenis sabu di Kelurahan Sorek Dua, Pangkalan Kuras lalu itu tim yg dipimpin oleh Ipda Rudi Alponso melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut.

Setelah diketahui keberadaan dan cirri-ciri pelaku yang menggunakan mobil Avanza warna silver BM 1699 AZ, akhirnya sekira pukul 13.30 WIB mobil tersebut sedang parkir di pinggir Jaln Lintas Timur Sorek Dua.

Bagai dapat durian runtuh, tim polisi langsung menghadang mobil namun mobil pelaku mundur panjang. Lalu tiba-tiba berbalik arah langsung tancap gas ke arah Pangkalan Kerinci. Tak ingin target lepas, tim melakukan tembakan peringatan namun pelaku masih berusaha melarikan diri kemudian salah satu anggota menembakkan senjata kearah ban mobil pelaku tersebut sehingga ban mobil pelaku sebelah kanan pecah. Bukannya berhenti,  namun pelaku masih tetap berusaha kabur kurang lebih 15 Km  ke arah Bunut. Polisi pun terus memburu pelaku. 

Sampai di Desa Balam Merah, Bunut  pelaku berhenti dikarenakan  jalan berlumpur dan  mobil pelaku pun terpuruk di jalan tersebut. RR bukan menyerahkan diri, tapi keluar dari mobil sambil mengambil kayu hendak melakukan perlawanan hingga salah satu Tim  memberikn tembakan peringatan. ‘’Pelaku juga diingatkan agar membuang kayunya, namun tidak diindahkan oleh pelaku sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dan mengenai kaki kiri pelaku,’’terangnya.

Pelaku pun berhasil dibekuk dan dibawa ke tempat dimana mobil pelaku terpuruk untuk dilakukan penggeledahan yang langsung disaksikan oleh perangkat desa setempat.

‘’Di pintu sebelah kanan mobil Avanza BM 1699 AZ  ditemukan 5 paket narkotika jenis sabu kemudian di dalam tas pelaku ditemukan uang tunai sebesar  Rp4.250.000, 1 unit HP Samsung lipat warna hitam,’’kata Paur Humas membeberkan BB yang diamankan dari pelaku.

Selanjutnya pelaku dibawa Ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci untuk dilakukan pengobatan. ‘’Saat ini pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polres pelalawan guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut, karena sebagai pengedar narkoba wilayah Pangkalan Kuras dan Bunut sekitarnya, pungkasnya.amr