Curi Motor Rusak, Pria ini Dikeroyok Massa


riaupotenza.com
Sepeda tersangka dan motor rusak yang dicurinya.

BASIRA (RPZ) - DH alias Arman (32), warga Dusun Tangkahan Bosi, Desa Kuala Bangka, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumut, babak belur di wajah karena dihajar massa. Pasalnya, Arman bersama dua rekannya nekat mencuri sepeda motor dari bengkel di Kampung Baru RT 02 RW 01 Kepenghuluan Bagansinembah Timur, Bagansinembah Raya. Ironisnya sepeda motor yang mereka curi ternyata sepeda motor yang sudah ringsek alias rusak. 

Informasi yang dihimpun riaupotenza.com, Sabtu (23/12) dari salah satu warga Kampung Baru, Hasbullah yang juga Sekdes Kepenghuluan Bagansinembah Timur (BGST) menjelaskan, bahwa kejadian tersebut diketahui oleh adik korban ketika memergoki pelaku di tengah jalan saat berpapasan. Hasbullah mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB pada hari Jumat (22/12) malam. 

Sekdes BGST itu menjelaskan, terungkapnya kasus pencurian sepeda motor tersebut bermula pada malam kejadian itu, Imam Prayogi (adik korban) bersama temannya, Romi sedang melintas hendak pulang ke rumahnya.

Namun sekira 1 kilometer sebelum sampai ke rumah, di perjalanan ia berpapasan dengan tiga orang pria sedang membawa dua unit sepeda motor dengan cara ditarik menggunakan baju dan kain rusak yang disambung-sambung. 

Kemudian, saat Imam melihat sepeda motor yang ditarik itu, ia curiga kalau sepeda motor itu adalah milik abangnya. Lalu dia bersama temannya langsung memutar balik dan mengejar. Ketika jarak sudah dekat, Imam bertambah yakin jika sepeda motor itu adalah milik abangnya.

Yakin bahwa sepeda motor itu milik abangnya, Imam berupaya menghentikan laju kendaraan pelaku, sehingga para pelaku gugup dan terjatuh. Setelah itu Imam Prayogi berteriak meminta pertolongan warga yang kebetulan ramai melintas dan langsung berhenti dan berupaya mengejar ketiga pelaku.

Namun dari tiga pelaku tersebut, warga hanya berhasil mengamankan satu orang. Dan warga yang sudah geram, langsung menghakiminya hingga babak belur. Saat itu juga Imam menghubungi abangnya, Ari Syahputra (29) yang masih berada di Baganbatu untuk memberitahukan kejadian itu.

Mendapat informasi itu dari adiknya, Ari langsung bergegas pulang, sesampainya di lokasi, Ari melihat, dan ternyata benar sepeda motor itu adalah miliknya.

Pada malam itu juga, Ari bersama warga lainnya langsung membawa pelaku bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor milik korban jenis Yamaha Jupiter warna merah maron MX BM 2143 PR dan sepeda motor milik pelaku jenis Yamaha Vega warna hitam merah BM 4543 WF serta baju yang digunakan para pelaku untuk menarik sepeda motor tersebut. 

“Sepeda motor itu berada di depan rumah dan kereta itu keadaan rusak,” jelas Abdullah.

Selain itu, Arman sebagai pelaku dari balik jeruji besi mengaku bahwa awalnya mereka tidak ada niat untuk mencuri. “Awalnya mau bolo lampu kereta ke bengkel itu, lalu karena orangnya nggak ada dan melihat ada kereta terparkir di luar lalu kami bertiga berniat mencuri kereta itu,” ungkapnya.

Kemudian lanjutnya, dengan jarak yang belum terlalu jauh dari bengkel itu, mereka (pelaku) melihat ada yang mengejar, mereka gugup, lalu terjatuh. Dan saat itu kedua teman Arman berhasil kabur, naas Arman yang sudah berusaha lari berhasil ditangkap warga dan langsung dihajar.

Kapolsek Bagansinembah Kompol Eka Ariandy Putra SH SIK didampingi Kanit Reskrim Iptu Amru Abdullah SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan sudah diamankan di Mapolsek Bagansinembah. 

“Saat ini, tersangka bersama barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek, sementara untuk kedua temannya masih kita buru,” terang Iptu Amru.pnr