Jelang Tahun Baru Sijago Merah Mengganas


riaupotenza.com
Kebakaran di Tembilahan hanya tampak menyisakan puing-puing, dan telah dipasangi garis polisi.

TEMBILAHAN (RPZ) - Sepertinya di penghujung tahun 2017 ini, masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir, belum terlepas dari musibah kebakaran. Bahkan dalam satu hari saja, Jumat (22/12) terjadi tiga kali peristiwa kebakaran yang melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Inhil.

Tak tanggung tanggung, ketiga musibah hebat ini telah membumi-hanguskan puluhan rumah dan tempat berniaga milik masyarakat. Bahkan kerugian dari peristiwa kebakaran ini mencapai miliaran rupiah.

Peristiwa kebakaran pertama yang terjadi menimpa tiga unit rumah warga di Kecamatan Keritang, Jumat (22/12) sekira  09.30 WIB. Beruntung dalam musibah tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Bangunan rumah yang terbuat dari bahan kayu yang terbakar ini pertama kali dilihat Budi, saksi mata warga sekitar.
Kebakaran diduga karena korsleting listrik berasal dari atap rumah hingga menimbulkan api. Saksi berteriak minta tolong kepada warga yang lain untuk memadamkan api.

Namun naas, api begitu cepat membesar ditambah kondisi bangunan rumah yang terbuat dari kayu, menambah mudahnya api menjalar sehingga meluluhlantakkan tiga unit rumah.

Menurut warga setempat, tak ada korban jiwa dalam peristiwa. Ketiga rumah yang terbakar tersebut merupakan rumah milik Basir (29), Saka (55) dan  Bacok (56).

Saat kejadian ketiga korban sedang berada di mesjid menghadiri acara maulid nabi.

Api dapat dipadamkan sekira pukul 10.30 WIB karena dibantu masyarakat menggunakan dua unit mesin robin.

Kapores Inhil AKBP Christian Rony Putra SIK, MH melalui Kapolsek Keritang AKP L Sinagga SH menyebutkan  tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, karena rumah dalam keadaan kosong yang ditinggal pemiliknya.

“Tiga unit rumah semipermanen beserta seluruh isinya dan 1 unit sepeda motor merk supra X ludes terrbakar,” paparnya.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyidikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara api berasal dari konsleting arus listrik karena berdasarkan keterangan korban tidak ada aktivitas memasak dengan menggunakan kompor dan peralatan dapur lainnya.

Kejadian kedua, terjadi Jalan Kayu Jati Gang Jati 2 dan Jati 3 RT 001 RW 011 Kecamatan Tembilahan Hulu. Sebanyajk  23 unit rumah warga ludes dalam musibah kebakaran tersebut.

Peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul pukul 14.30 WIB dan pertama sekali diketahui oleh saksi Puja Risma— saat itu berada di dapur rumahnya.

Saat itu ia mengaku  mencium bau hangus dari belakang rumah korban Ali Akbar yang merupakam tetangganya. 

Selanjutnya saksi berlari menuju ke depan rumah korban Ali Akbar dan mengetuk pintu rumah korban  untuk memberitahu bahwa ada api pada bagian dapur rumahnya.

Mendengar teriakan saksi, Puji Risma  korban Ali Akbar kaget keluar membawa anaknya serta istrinya keluar dari rumah. 

Sedangkan saksi Puja Risma berteriak meminta tolong kepada tetangga bahwa ada api di belakang rumah korban Ali Akbar, namun api terus membesar dan membakar bangunan sekitar yang terbuat dari kayu dan warga sekitar berusaha untuk memadamkan api yang makin membesar dengan alat seadanya agar api tidak meluas ke bangunan lainnya.

Sekira pukul 15.00 Wib 3 (tiga) Unit Mobil BPBD Kabupaten Inhil, 2 (dua) Unit mesin robin PSMTI Kab. Inhil dan 2 (dua) Unit mesin apung milik Basarnas Kabupaten Inhil tiba di lokasi membantu pemadaman api sekiar satu jam  api dapat dijinakan.

Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra Sik MH melalui Paur Humas Polres Inhil, Iptu Heriman Putra membenarkan kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

“Akibat peristiwa kebakaran tersebut 18 (delapan belas) unit rumah hangus terbakar, 3 (tiga) unit rumah rusak berat dan 2 (dua) unit rumah rusak ringan, korban jiwa, nihil. Sampai saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Tembilahan Hulu,’’ujarnya.

Dan pada siang harinya dan petang harinya sebanyak lima unit Ruko milik warga di Jalan BTN Parit 1 Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung menjadi sasaran keganasan si jago merah.

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan 5 unit ruko masing masing milik Antonius Marbun, Sarma Manulang binti Marisi.L, Sulaiman alias Timbul bin Cimende, Sopian bin Rajo Bilang, dan Nasrul bin Nursah, ini terjadi sekitar pukul 15,30 WIB.

Menurut keterangan saksi mata SM Topan bin H Said Tantawi dan saksi Nurfit binti Tarudin, api berasal dari kios milik Sulaiman alias Timbul. 

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh Antonius.  Saat itu. Antonius Marbun sedang duduk di depan kios jualan miliknya kemudian mendengar suara ledakan dari arah belakang kios. 

Antonius masuk ke dalam kios mencek suara ledakan. Ketika berada di ruang belakang dalam kios miliknya, Antonius mendengar suara teriakan kebakaran  dari arah depan kios dan dia langsung membangunkan istri dan anaknya yang sedang tidur di kamar dan kemudian membawa anak dan istrinya keluar dari kios.

Setelah keluar dari kios dan berada di jalan yang kemudian  Antonius melihat asap tebal dan api yang membesar berasal dari kios milik Sulaiman alias Timbul.

Melihat api yang membesar melahap bangunan kios di sekitarnya sehingga warga setempat, Babinsa Teluk Nibung, Dede Sulaiman, Anggota Polsek dibantu oleh Pihak PT RSUP Industri Pulau Burung melakuan pemadaman dengan menggunakan  empat unit mesin pemadam kebakaran berupa mesin robin. 

Api pun berhasil dipadamkan sekira pukul 17.30 WIB.zal

Identitas korban :

1. Ali Akbar   (36) 1 unit rumah
2. M. Hatta    (43) 1 unit Rumah
3. Hidayat     (30) 1 unit Rumah
4. Zulkifli    (40) 1 unit Rumah
5. Edi Jatmiko (50) 1 unit Rumah
6. Wiwi Aryanto(41) 1 unit Rumah
7. Amat        (50) 1 unit Rumah
8. Puja Risma       1 unit Rumah
9. ONA         (30) 1 unit Rumah
10.Masrani     (43) 1 unit Rumah
11.Udin        (31) 1 unit Rumah
12.Jaini       (45) 1 unit Rumah
13.Suprian     (30) 1 unit Rumah
14.Sahrudin    (40) 1 unit Rumah
15.M.Jainudin  (40) 1 unit Rumah
16.Sabran      (35) 1 unit Rumah
17.Gerson           1 unit Rumah
18.Iman        (50) 1 unit Rumah
19.Rudi        (34) 1 unit Rumah Rusak Berat
20.Musa        (44) 1 unit Rumah Rusak Berat
21.Martiah     (50) 1 unit Rumah Rusak Berat
22.Jamrullah   (45) 1 unit Rumah Rusak Ringan
23.M.Amin      (45) 1 unit Rumah