Polsek Kubu Ciduk ABG Belaja Pakai Uang Palsu


riaupotenza.com
Inilah dua ABG saat diringkus Polsek Kubu terlihat AKP Syofyan merangkul Dua ABG.

KUBU (RPZ) - Jajaran Polsek Kubu berhasil meringkus dua remaja, WI (17) warga Kepenghulan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), dan RM (17), warga Simpang Simah Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), yang diduga menyebarkan upal (uang palsu) di kedai eceran.

Penangkapan tersebut bermula adanya laporan dari salah satu pedagang, Atang (59) warga Kepenghuluan Teluk Nilap beralamat di Jalan Jenderal Sudirman RT 04 RW 02 Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba).

Dengan barang bukti berupa, 4 lembar uang kertas pecahan Rp 100.000 diduga palsu disita dari terlapor M Wendi dan terlapor Rukislam. 

Tiga lembar uang kertas pecahan Rp100.000 diduga palsu disita dari pelapor atau korban Atang, dua lembar uang kertas pecahan Rp100.000 diduga palsu disita dari saksi korban Murniati. 

Satu lembar uang kertas pecahan Rp50.000 diduga palsu disita dari saku korban Abubakar dan dua unit printer. 

“Ya kami ada menangkap dua ABG diduga sebar Upal yang merupakan laporan dari pedagang,” kata Kapolsek Kubu AKP Syofyan di ruang kerjanya.

Kapolsek menguraikan kronologis penangkapan, bahwa pada hari Senin 18 Desember 2017 sekira pukul 22.30 WIB pada saat pelapor sedang berada di kedai, dikunjungi dua ABG itu.

“Datanglah pembeli membeli rokok dengan harga Rp21.000 dengan menggunakan uang Rp100.000 maka dikembalikan Rp 79.000 oleh pelapor. Sesudah transaksi pertama, sekira pukul 23.00 WIB terlapor (Wendi dan Rukislam) datang kembali untuk membeli satu bungkus rokok dan minuman kaleng dengan harga 27.000 dengan membawa uang Rp100.000 dan dikembalikan oleh pelapor Rp73.000,” paparnya.

Selanjutnya, korban merasa curiga dengan melihat uang yang diterimanya dari pembeli yang sama. 

Pada hari Selasa tanggal 19 Desember 2017 sekira pukul 22.00 WIB terlapor datang kembali ke tersebut, lagi-lagi hendak mebeli rokok. Hanya saja saat itu pelapor sudah curiga.  

Pelapor lalu memanggil Zamzami untuk memastikan apakah uang itu asli atau palsu, dan dikatakan bahwa uang itu diduga palsu. Merasa dirugikan ia lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Kubu guna pengusutan lebih lanjut. 

Setelah diinterogasi, kedua ABG itu mengaku hanya suruhan.

“Dan setelah dilakukan interogasi kepada kedua terlapor diketahui bahwa keduanya merupakan suruhan orang lain. Lalu dilakukan penggeledahan terhadap rumah tempat tinggal orang suruhan tersangka tersebut, tapi tidak ada, namun BB yang ditemukan berupa, dua unit printer merk Canon warna hitam yg diduga digunakan oleh pelaku untuk membuat uang palsu. Dan Beberapa lembar kertas HVS yang sudah bergambar uang pecahan Rp5.000. serta barang-barang lain yang diduga ada kaitan dengan perkara tersebut,” katanya.mg4