Sadis, Karyawan Gorok Leher Teman Hingga Tewas


riaupotenza.com
Polisi mengidentifikasi korban pembunuhan.

ROHUL  (RPZ) - Karena tersinggung dengan teguran rekannya, seorang karyawan pabrik kelapa sawit (PKS) PT Torus Ganda, bernama Jefri Butar Butar (21) tega menghabisi nyawa rekannya Yanto Sibarani (40), warga Perumahan PT Torus Ganda, Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Korban Yanto yang merupakan karyawan bagian doorsmear milik PT Torus Ganda dihabisi pelaku Jefri dengan cara menghujamkan pisau ke bagian dada korban. Bukan hanya itu, pelaku dengan bengisnya juga menggorok leher korban sehingga korban tewas bersimbah darah.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Harry Avianto SIK menerangkan, kejadian naas dialami karyawan bagian pencuci mobil di PT Torus Ganda ini terjadi pada Rabu (20/12) sekitar pukul 11.00 WIB kemarin.

Awalnya, kata AKP Harry, seperti biasa, korban Yanto mengerjakan rutinitasnya sebagai pencuci mobil di doorsmeer milik PT Torus Ganda di Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai.

Saat sedang mencuci salah satu mobil milik perusahaan, pelaku Jefri datang menghampiri. Karena korban khawatir pelaku terkena percikan air saat mencuci mobil, korban menyuruh korban dengan mengeluarkan kata-kata, “Pergi kau dari sini, nanti terkena air”.

‘’Mendengar itu, pelaku langsung pergi meninggalkan korban. Namun sekitar 15 menit kemudian, pelaku datang dengan membawa sebilah pisau dan langsung menikam bagian dada korban,” ujar AKP Harry, Kamis (21/12).

Usai ditikam, korban masih bisa melarikan diri. Namun pelaku tetap mengejar dan saat korban terjatuh, pelaku lagi-lagi menghujamkan pisau ke dada korban sebanyak 6 kali. 

“Usai menghabisi nyawa korban, pelaku langsung membersihkan tangan dan baju yang terkena darah korban,” ungkap Harry.

Tidak lama berselang, datang seorang warga di lokasi tewasnya korban. Warga tersebut sempat kaget melihat kondisi korban yang bersimbah darah, kemudian menanyakan siapa yang telah membunuh korban itu kepada pelaku.

“Pelaku menjawab bahwa dia tidak membunuhnya. Di saat bersamaan, pelaku langsung menggorok leher korban di hadapan warga itu,” ungkap Harry lagi.

Ditambahkan Harry, karena ketakutan melihat kekejaman pelaku, warga tersebut langsung melarikan diri dan memanggil sekuriti perusahaan. Hanya berselang beberapa menit, beberap sekuriti PT Torus Ganda datang ke lokasi, tanpa perlawanan pelaku langsung diringkus dan diamankan di Pos Penjagaan milik perusahaan.

“Usai kejadian, bersama personel Polsek Tambusai kita datangi TKP, amankan pelaku dan membawa jenazah korban untuk dilakukan otopsi di RS Bhayangkari Pekanbaru,” tutup Harry menerangkan pelaku bakal dijerat pasal 338 KUH Pidana, ancaman hukuman 15 tahun penjara.mxw