Dua Karaoke Keluarga di Duri Kedapatan Menjual Minuman Beralkohol


riaupotenza.com
Kabid Trantibum Pol PP Bengkalis, Hengki Irawan didampingi Kasi Trantib Mandau, Maspuri SH saat menunjukan minuman beralkohol ke pihak karaoke. (win)

DURI (RPZ) -- Ada temuan yang cukup menyita perhatian, saat pelaksanaan razia terhadap Penyakit masyarakat (Pekat) yang digencarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Ahad (17/12) malam hingga dini hari kemarin.

Bagaimana tidak, dalam razia itu kedapatan ada dua tempat usaha karaoke keluarga yang beroperasi diwilayah Kota Duri, Kecamatan Mandau yang menjual minuman beralkohol jenis bir. Dimana, di kaleng minuman bir tersebut tertera kadar kandungan alkohol minuman sebesar 4,9 persen.

Dua tempat hiburan karaoke keluarga yang terbukti menjual minuman berolkohol jenis bir tersebut, adalah Zufam Karaoke di Jalan Hang Tuah Duri dan Celcius Karaoke juga di jalan yang sama. Minuman beralkohol jenis bir tersebut ditemukan petugas saat melakukan razia Pekat ke sejumlah hotel dan tempat hiburan karaoke keluarga yang ada di Kota Duri kemarin.

Parahnya itu di Celcius Karaoke. Di tempat usaha karaoke yang belum lama ini sempat disegel Pol PP Bengkalis itu, kedapatan menyimpan sekitar 28 kardus bir lainnya di dalam lemari yang terkunci. Diluar bir yang berhasil disita petugas sebagai barang bukti sebanyak 59 kaleng yang terdiri dari 50 kaleng Bir Bintang dan 9 kaleng Anker Stout. Sementara minuman beralkohol yang berhasil diamankan di Zufam Karaoke sebanyak 33 kaleng, yang juga diantaranya ada Anker Stout dan Bir Bintang.

Mendapati ada karaoke keluarga yang menjual minuman beralkohol kepada pengunjung, tak ayal membuat Kabid Trantibum Pol PP Bengkalis, Hengki Irawan berang. Apalagi, terhadap temuan minuman beralkohol di Celcius Karaoke, pasalnya kejadian ini merupakan kali kedua yang dilakukan oleh tempat usaha karaoke bersangkutan.

Dengan tegas Hengki meminta kepada Kasi Trantib Mandau membuatkan Surat Peringatan (SP) 1 kepada pemilik/pengelola karaoke ini. Tak hanya itu,

Hengki juga meminta Manajer Celcius Karaoke Duri untuk menemui Kasi Trantib Kecamatan Mandau.

"Yang namanya karaoke keluarga tidak boleh menyediakan, apalagi menjual minuman beralkohol," tegas Hengki.

Atas temuan tersebut, Hengki minta puluhan botol bir tadi diamankan sebagai barang bukti, dengan dihitung baik-baik dan dibuatkan tanda terimanya oleh pihak karaoke. Untuk kemudian ditindak lanjuti prosesnya ke pihak kecamatan Mandau. (win)