Satu Warga Hanya Diperbolehkan Membeli Satu Tabung Gas 3 Kg di Pangkalan

Kelangkaan Gas 3 Kg di Kecamatan Pinggir Semankin Menjadi-jadi


riaupotenza.com
ilustrasi/int

PINGGIR-Kelangkaan tabung gas 3 kg semankin menjadi-jadi di wilayah Kecamatan Pinggir dan sekitarnya. Walaupun tabung gas datang ke pangkalan warga langsung menyerbu dan membelinya lebih dari satu. Supaya semua warga bisa mendapatkan tabung gas tersebut. Pihak pangkalan tabung gas pun mengambil kebijakan yakni setiap warga yang ingin mengambil tabung gas harus membawa Kartu Keluarga (KK). 

Ini bertujuan agar dalam satu orang  membeli tabung gas tersebut hanya bisa satu kali dan tidak bisa berulang-ulang kali. Pengalaman yang ada kemarin,  ada kasus dalam satu orang bisa lebih dari satu mereka membeli. Jadi kalau mereka membawa KK dalam membeli tabung ia akan dapat satu sehingga warga yang lain juga kebagian untuk mendapatkan tabung gas melon ini. Inilah alasan kenapa harus bawa KK, ujar pemilik Pangkalan Tabung Gas Elpiji 3 Kg Desa Pinggir, Nasep baru-baru ini. 

Pantauan dilapangan, mendapat tabung gas akan datang ke Pangkalan, ratusa warga langsung menuju ke lokasi dimana gas tersebut akan dijual kepada masyarakat seharga Rp20 pertabung. Tampak warga berdesakan sambil memegang KK diberika kepada pihak pangkalan. Setelah KK diberikan, langsung di panggil nama warga tersebut. Kemudian dimana-mana gas melon yang disubsidi oleh pemerintah memang mulai langka dari peredaran dan ini bukan terjadi di Pingir akan tetapi terjadi juga di Mandau, Kandis dan sekitarnya. 

Salah satu warga yang sedang mengantri dan menunggu panggilan, Tina mengatakan,  memang benar bang sekarang payah banget nyari tabung gas. Biasa di kedai-kedai kecil itu ada tabung gas akan tetapi sekarang sudah tidak ada. Kalau ada pun hargan mahal mencapai Rp30 ribu. Ya namanya juga kebutuhan mau tidak mau ya harus di beli juga, ucapnya. (mat)