Keberhasilan Penerimaan PBB, Salah Satu Penilaian Bupati pada Lurah/Kades


riaupotenza.com
Bupati Bengkalis Amril Mukminin saat membacakan pemenang penarikan SPPT O2 berhadiah 2017 di Mandau.   (win)

DURI (RPZ) -- Keberhasilan dalam penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ternyata merupakan salah satu penilaian kepala daerah kepada Lurah dan kepala desa (Kades) dalam menjalankan roda pemerintahannya. Selain juga upaya pembinaan kepada masyarakat untuk bergotong royong dalam meningkatkan penerimaan pendapatan daerah.

Hal itu disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin pada acara  Penarikan SPPT PBB P2 Berhadiah Tahun 2017 di Kecamatan Mandau, pekan lepas.

"PBB-P2 yang disetor pajaknya ke kas daerah akan dikembalikan ke masyarakat, melalui pembangunan dan program kepala daerah untuk membangun daerah yang langsung dinikmati masyarakat. Diantaranya melalui program dana masuk desa, seperti Alokasi Dana Desa (ADD), dana bagi hasil pajak, retribusi dan dana Inbup," jelas bupati.

Bupati Amril mengimbau kepada Lurah dan kepala desa se-Kabupaten Bengkalis dan petugas pemungut PBB (kolektor) agar dapat mengintensifkan penerimaan PBB yang telah ditetapkan pada setiap kelurahan/desa.

"Apabila kita semua mau sama-sama berpartisipasi meningkatkan penerimaan daerah, kami yakin target yang telah ditetapkan dapat tercapai 100 persen, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Kabupaten Bengkalis," harap Amril.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Pendapatan Daerah telah  membuat dan melaksanakan beberapa program atau kegiatan dalam rangka meningkatkan penerimaan daerah disektor Pajak Bumi dan Bangunan.
Diantaranya menyampaikan SPPT PBB langsung ke kecamatan dengan tujuan memberikan kemudahan kepada wajib pajak untuk melakukan pembayaran PBB  sektor Perkotaan Pedesaan. Selanjutnya dilakukan juga pemasangan-pemasangan baliho ditempat-tempat yang strategis disetiap kecamatan yang tujuannya mengimbau dan mengajak untuk menumbuhkan rangsangan dan motivasi pada masyarakat agar membayar pajak PBB-P2.

Di kesempatan itu, bupati juga merasa perlu menyampaikan bahwa pemasukan dari penerimaan PBB khususnya sektor Perkotaan dan Perdesaan (P2) pada setiap kecamatan merupakan tanggung jawab kita semua. Baik selaku aparatur Pemerintahan maupun selaku warga masyarakat.  (win)