Loncat ke Sungai Rokan, Kernet Truk Tenggelam


riaupotenza.com
Proses pencarian korban yang tenggelam.

ROHUL (RPZ) - Situasi di ponton penyebarangan PT SAMS, Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul saat itu sedang antri, belasan truk bermuatan tandan buah segar (TBS) berjejer di sekitar di jalur penyeberangan di Sungai Rokan itu.

Kondisi itu membuat salah seorang kernet truk bernama Dimas Deni Dermawan (21) merasa gerah dan ingin mandi ke sungai. Niatnya itu dilakukan dengan menceburkan diri ke sungai, namun sayangnya, setelah sekian menit ia tak kunjung muncul ke permukaan sungai.

“Ia mandi dengan melompat ke sungai, namun setelah lebih dari satu menit yang bersangkutan tidak muncul ke permukaan sungai,” kata salah seorang warga Muara Dilam, Junai, Ahad (10/12) sore.

Diakui Junai, ia dan beberapa warga lainnya yang kebetulan berada di ponton penyeberangan PT SAMS itu tidak menduga, bahwa korban ternyata tidak bisa berenang dan kemungkinan hanyut dibawa arus Sungai Rokan itu. 

“Kemungkinan dia tidak bisa berenang, makanya hanyut,” sebut Junai.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak membenarkan adanya laporan masyarakat mengenai adanya seorang warga Muara Dilam hanyut dan tenggelam di Sungai Rokan di sekitar ponton penyeberangan PT SAMS Muara Dilam.

“Pasca dilaporkan hilang, tim gabungan BPBD Rohul, SAR Provinsi Riau, TNI dan Polri serta masyarakat sekitar melakukan pencarian korban. Namun hingga Ahad malam belum ditemukan,” kata AKP Sihol Sitinjak.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Aceng Herdiana membenarkan adanya korban yang dilaporkan hanyut dan tenggelam di Sungai Rokan dekat ponton PT SAMS Muara Dilam

Berdasarkan keterangan saksi mata, diakui Aceng, korban diketahui mandi di Sungai Rokan pada Sabtu (9/12) sekitar pukul 20.00 WIB malam, saat menunggu giliran untuk membawa TBS kelapa sawit ke PT SAMS yang ada di seberang sungai.

“Dari pengakuan saksi mata, korban mandi karena terlalu lama antri di ponton saat ingin menyeberang. Kemudian korban mengajak teman sopirnya Julis dan temannya Rasis Saputra untuk mandi tapi teman-temannya tidak mau,” jelas Aceng.

Kemudian, karena tidak ada temannya yang mau diajak mandi berenang di Sungai Rokan, ternyata ia langsung melompat ke sungai dengan tujuan mandi. Namun setelah beberapa lama ditunggu, korban tidak kunjung muncul ke permukaan.

Mendapati temannya tak juga muncul ke permukaan, kedua teman korban kemudian meminta bantuan dari masyarakat untuk mencari korban dengan alat seadaanya namun tidak membuahkan hasil. Wargapun kemudian melaporkan peristiwa ini kepada BPBD Rohul dan aparat kepolisian. 

“Kita langsung kerahkan 6 personil BPBD dan 2 perahu karet untuk membantu kepolisian dan TNI juga melakukan proses pencarian korban hingga 5 Km dari titik hilangnya korban. Tapi hingga saat Senin pagi korban juga belum ditemukan,” jelas Aceng menerangkan pencarian melibatkan tim gabungan dilanjutkan Senin pagi.

Aceng menambahkan, peristiwa orang tenggelam di Sungai Rokan ini adalah peristiwa ketiga yang terjadi di bulan Desember ini. untuk itu, BPBD Rohul menghimbau kepada masayrakat untuk berhati-hati beraktivitas di sungai mengingat curah hujan yang cukup tinggi.

“Kita menghimbau seluruh masyarakat, khususnya yang berada di aliran Sungai Rokan untuk berhati-hati ketika beraktivitas di sungai, karena di musim penghujan ini, arus dan debit air sungai tidak menentu dan kerap membahayakan,” tutup Aceng.mxw