Dua Tersangka Pembawa Sabu Diamankan di Bandara SSK II


riaupotenza.com
AMANKAN-Dua orang tersangka pembawa sabu di selangkangan, Syaifuddin dan Firdaus diamankan di kantor Avsec Bandara SSK II Pekanbaru, Kamis (7/12) malam.

PEKANBARU RPZ-Pihak Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru perlu melakukan pengamanan dan pengawasan lebih ketat terhadap calon penumpang pesawat. Hal itu dilakukan guna mengantisipasi calon penumpang yang membawa narkotika. Dalam sepekan terakhir, pertugas Bandara  SKK II berhasil mengamankan 6 pelaku yang membawa sejumlah barang haram.

Terbaru, dua orang calon penumpang pesawat Lion Air/JT 297 tujuan Cengkareng kedapatan membawa sabu-sabu yang diselipkan di selangkangan, Kamis (7/12) malam.

Petugas berhasil menangkap kedua tersangka bernama Moh Syaifuddin Zuhri (21) mahasiswa asal Tambak Sumur, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) dan M Ebie Firdaus (25) pelajar asal Gunung Anyar, Surabaya, Jatim.

Dari kedua tersangka, petugas bandara mendapat barang bukti dua paket sabu narkotika jenis sabu-sabu. Sehingga, keduanya langsung digiring ke kantor Avsec Bandara SSK II Pekanbaru, untuk dilakukan pemeriksaan.

Informasi yang dirangkum, sekitar pukul 08.30 WIB, petugas Avsec Bandara melihat salah satu calon penumpang, Firdaus, berjalan mencurigakan ketika berada di security chechk point (SCP) 2. Sehingga diperiksa oleh petugas bernama Satria.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan, petugas menemukan satu paket sabu dilakban warna kuning di selangkangan Firdaus. Tersangka Firdaus dibawa ke ruang khusus untuk diperiksa. Kepada petugas tersangka mengaku satu orang temannya, Syaifuddin juga membawa narkoba tersebut. 

Ternyata, Syaifuddin berhasil lolos dari pemeriksaan petugas dengan membawa sabu tersebut masuk ke dalam pesawat Lion Air tujuan Cingkareng. Pukul 20.35 WIB, petugas Avsec bernama Rendy dan Miswan melakukan koordinasi dengan pihak Maskapai Lion Air, untuk menjemput salah satu penumpang.

Petugas langsung membawa Syaifuddin ke ruangan khusus untuk diperiksa. Alhasil, petugas menemukan lagi satu paket sabu dalam bentuk yang sama di selangkangan Syaifuddin. Sehingga, kedua tersangka tersebut diamankan di kantor Avsec Bandara untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

General Manager Angkasa Pura Bandara SSK II Pekanbaru, Jaya Tohama mengklaim bahwa pihaknya kembali berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkoba yang dilakukan calon penumpang pesawat.

‘’Dalam sepekan ini, kita sudah dua kali menggagalkan penyelundupan narkoba ke pesawat. Pertama pada hari Jumat (1/12) lalu, kita mengamankan empat orang calon penumpang pesawat Citilink tujuan Jakarta dengan barang bukti 8 paket narkotika yang beratnya mencapai lima kilogram,’’  terang Jaya pada Wartawan, Kamis (7/12) malam.

Selanjutnya yang kedua, petugas kembali menggagalkan dua orang calon penumpang pesawat Lion Air tujuan Cingkareng, Kamis (7/12). Modus pelaku sama, yakni menyelundupkan narkoba di selangkangan.
 ‘’Untuk lebih lanjut, kasus ini kita serahkan kepada pihak Polresta Pekanbaru,’’ tambah Jaya.

Kapolresta Pekanbaru, Susanto usai menerima kedua tersangka dan barang bukti, mengaku kasus penyelundupan narkoba ke pesawat ini masih dalam pengembangan.

‘’Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Pekanbaru langsung melakukan pengembangan. Kita mengejar dari mana asal barang ini dan kepada siapa tujuannya,’’ kata Santo.

Menurutnya, sejauh ini belum bisa disimpulkan apakah ada kaitannya dengan penangkapan empat calon penumpang pesawat yang ditangkap sebelumnya, yang membawa 8 paket sabu di selangkangan.

‘’kedua tersangka mengaku diupah Rp12 juta apabila barang sampai ke tujuan. Namun, kedua tersangka hanya masih diberi uang muka Rp2 juta oleh pemilik narkoba tersebut. Belum bisa kita pastikan kedua tersangka kurir atau bandar narkoba. Masih kita kembangkan,’’ paparnya.

Namun yang jelas, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 112 jo  Pasal 114 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika diancam maksimal hukum mati.

Sudah Pernah Lolos

Ternyata dua kurir narkoba asal Surabaya yang diamankan petugas Avsec Bandara Sultan Syarief Kasim II Pekanbaru lantaran menyeludupkan sabu-sabu seberat 1.126 gram pada Kamis (7/12) malam, telah dua kali berhasil menyelundupkan sabu-sabu dari Pekanbaru lewat bandara.

Hal tersebut terungkap setelah penyidik Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kedua pelaku. Kasat Resnarkoba, Kompol Deddy Herman SIK, membenarkan hal tersebut.
 ‘’Berdasarkan pengakuan tersangka, mereka telah dua kali menyelundupkan sabu-sabu lewat jalur udara,’’ ucapnya

.Deddy menjelaskan, keduanya telah dua kali menjadi kurir pengiriman barang haram tersebut lewat jalur udara tujuan Jakarta dan dengan upah Rp12 juta per bungkusnya.(don)