Alex Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp.2 M


riaupotenza.com
Alex dikawal petugas kepolisian usai sidang putusan di PN Rengat.

RENGAT (RPZ) - Sidang  Kasus bandar narkoba  Alexander alias Alex Bandar Narkoba di Indragiri Hulu,  Senin (4/11/2017) di Pengadilan Negeri (PN) Rengat divonis hukuman 15 tahun kurungan penjara denda Rp.2 Miliar dengan subsider 3 bulan penjara. 

Sidang putusan dipimpin oleh Hakim Ketua Petra Jeani Siahaan SH bersama dua hakim anggotanya Debi Debora SH dan Immanuel MP Sirait SH.

Alex yang juga merupakan mantan anggota Polri itu dinyatakan sah dan diyakinkan bersalah sesuai Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang kepemilikan Narkotika dan obat-obatan (Narkoba) dan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat 1953 tentang Senjata Api dan Peledak.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umun (JPU) Inhu, Nugroho Wisnu Pujuyono SH yang ditemani satu anggotanya Yoyok SH menuntut Alex  dengan kurungan 14 tahun penjara sesuai pasal dan barang bukti yang disita.

Nugroho Wisnu Pujuyono SH saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan putusan hakim terhadap si Alex dengan kurungan penjara selama 15 tahun penjara.

“Benar, hakim setelah menimbang dan memutuskan menyatakan 15 tahun penjara sedangkan tuntutan kami pada persidangan lalu, 14 tahun penjara. JPU menerima putusan itu dan terdakwa juga menerima itu,” tutur Nugroho.

Dikatakan, bahwa sidang putusan ini adalah menyangkut kasus Alex pada tahun 2014 silam terkait penangkapannya di Air Molek yang mana pada saat penangkapan disita sejumlah barang bukti. Namun dia sempat kabur dari rutan kelas II B Rengat.

“Barang buktinya yang disita yaitu berupa shabu, ekstasi warna krim, ekstasi warna pink, dua senpi, amunisi, pipet, satu Nokia Bbs, tas dan timbangan,” jelasnya.

“Untuk sidang kedua terkait penangkapan Alex yang kedua kali di Air Molek beserta dua rekannya itu belum bisa dipastikan karena belum P21. Kita akan beritahu nanti,” terangnya. 

Sementara itu, Alex saat persidangan dikawal ketat oleh sejumlah personil kepolisian Polres Inhu hanya bisa tertunduk dan menerima semua keputusan dari hakim,  Alex dibawa kembali ke Mapolres Inhu guna mempertanggung jawabkan perbuatan yang masih dalam proses pemberkasan.

Ketua PN Rengat melalui humasnya, Imanuel MP Sirait dikonfirmasi Senin (4/12)  mengatakan  putusan PN Rengat lebih tinggi dari tunturan JPU yang menuntut 14 tahun penjara. Sementara untuk kasus Alex yang kedua kalinya melakukan tindak pidana ini tentunya hukuman yang bersangkutan tersebut tetap akan diakumulasikan.(kus)