Gadis Bawah Umur Digilir Delapan Orang Bocah Ingusan 


riaupotenza.com

SELATPANJANG RPZ-Bergantian menyetubuhi gadis dibawah umur, sebanyak delapan orang bocah "ingusan" diamankan oleh Kepolisian Sektor Merbau Kepulauan Meranti.

Perbuatan tercela itu sudah berlangsung lama, dan dilakukan ditempat yang berbeda beda, yakni di Desa Dedap dan Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu.

Kapolres Kepulauan Meranti, melalui Kapolsek Merbau, IPTU Roemin Putra mengungkapkan, tindak pidana persetubuhan dengan anak dibawah umur itu berlangsung sejak bulan September sampai November 2017 kemarin.

"Korban berinisial NZ warga Desa Dedap. Sedangkan tersangka berjumlah 8 orang anak laki-laki dibawah umur, yakni IR asal Desa Dedap, HD asal Bandul, SW asal Bandul, MZ asal Bandul, DN asal Bandul, EK asal Selat Akar, ID asal Bandul dan RM asal Bandul," ungkap Kapolsek.

Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi korban dan pengakuan para tersangka, pada Sabtu 9 September 2017 sekira pukul 19.30 WIB, IR melakukan hubungan badan kepada korban sebanyak 3 kali di hutan bakau wilayah Desa Bandul.

Kemudian pada Oktober 2017, sekira pukul 20.00 WIB, HD dan SW dengan cara bergantian melakukan persetubuhan dengan korban di semak-semak dekat Jalan Sungai Tumu, Desa Bandul.

Tidak hanya sampai disitu, selanjutnya tanggal 25 Oktober 2017, giliran MZ, DN dan EK melakukan persetubuhan kepada korban dengan cara bergantian masuk ke kamar di rumah DN yang beralamat di Simpang Empat Perawang, Desa Bandul.

Lagi lagi, sekira awal bulan November 2017, giliran tersangka ID mengajak korban melakukan persetubuhan di semak-semak yang jalannya tidak di ketahui oleh korban dalam wilayah Desa Bandul.

Terakhir pada pertengahan November 2017, korban di ajak RM menginap dirumahnya selama 3 hari di Desa Bandul, dimana selama menginap di rumah itu pelaku melakukan persetubuhan dengan korban.

Ungkap Kapolsek lagi, atas kejadian itu, pada akhirnya diketahui oleh pihak keluarga. Tidak terima atas perbuatan para "penjahat kelamin" tersebut, pihak keluarga terus melaporkan kejadian itu ke Polsek Merbau. Laporan itu diterima dengan LP nomor : LP / 15 / XI / 2017 / RIAU / Sek Merbau, tanggal 30 November 2017.

Atas laporan itu juga, pihak Kepolisian setempat melakukan penggerebekan di setiap rumah tersangka, alhasil kedelapan pemuda ingusan itupun diamankan. 

"Semua tersangka pelaku sudah kita amankan, disamping tetap melakan koordinasi dengan unit PPA Polres Kepulauan Meranti. Dan rencananya kasus ini akan ditangani di sana,"ujarnya.(Wir)