Sekda Hanya Berikan Izin Ke Kadis, Bukan Jajaran

"Bos" Gelar Pesta, Dinsos Meranti Tutup Jam Kerja


SELATPANJANG(RPZ) - Kantor Dinsos Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga berencana (Dinsos P3APP-KB) Kabupaten Kepulauan Meranti tutup pada jam kerja, sehingga menyebabkan aktivitas pelayanan terkait, lumpuh total, Rabu (29/11) pagi. 

Pantauan riaupotenza.com, dihari yang sama, sekira Pukul 9:00 Wib, kondisi kantor Dinsos P3APP-KB Meranti memang terkunci rapat. Lampu juga terlihat masih menyala diluar maupun didalam gedung kantor.

Dilihat dari jendela gedung, tidak satu pun pegawai berada di dalam ruangan. Bahkan area parkir di bagian depan juga tampak kosong oleh kendaraan para petugas.

Tidak hanya sampai disitu, pada pukul 11:30 WIB atau menjelang tengah hari, awak media kembali melihat kondisi kantor yang sama, yakni terkunci dan tidak ada penghuni.

Padahal hari-hari sebelumnya, kantor tersebut ramai oleh pegawai-pegawai, baik PNS maupun honor yang bekerja.

Pada akhirnya, diketahui seluruh petugas sedang menghadiri dan membantu pesta pernikahan yang digelar oleh Kepala Dinsos P3APP-KB Kabupaten Kepulauan Meranti, Asroruddin, bagi anak kesayangannya.

Melalui panggilan telphone genggam Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Fakir Miskin, Dinsos Meranti, Muhammad Mahadi, mengatakan, jika seluruh staf sedang menghadiri pesta perkawinan anak Kepala Dinsos P3APP KB Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Tampaknya pegawai memang diliburkan untuk membantu pesta. tampaknya besok masuk kerja. Saya disini juga menyambut tamu," ujar Mahadi.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM mengatakan bahwa kepala dinas tersebut sudah mengajukan izin untuk menggelar pesta, namun tidak diikuti oleh seluruh PNS dan pegawainya.

"Kepala dinas nya sudah mengajukan izin terkait akan menggelar pesta, tapi saya tidak tahu kalau seluruh pegawai dilibatkan. Walaupun ada kegiatan namun pelayanan publik harus tetap jalan dan harus berada di kantor pada, nanti mereka akan saya tegur," kata Sekda. (Wir)