Guru Inhil Berdialog dengan Mendikbud RI

Melalui Sertifikasi Saya Merasa Sejahtera


riaupotenza.com
Para guru dari Inhil saat bersama Mendikbud Prof Dr Muhajir Effendi di Kantor Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tepatnya di Plaza Insan Berprestasi lantai 2 Jakarta.

JAKARTA (RPZ) - Memperingati Hari Guru Nasional pada 25 November 2017, 8 orang guru penulis terbaik Negeri Seribu Parit diundang Media Guru yang bekerja sama dengan Kemendikbud untuk menghadiri acara Temu Nasional Guru Penulis, yang dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Guru Nasional sekaligus peluncuran buku karangan guru se- Indonesia.

Di samping itu, pada kesempatan tersebut Media Guru juga membuka bazar dan pameran buku hasil karangan guru se-Indonesia serta memberikan berbagai merchandise kepada para peserta berupa tas,  payung,  pena,  jurnal dan lain sebagainya.

Di hari yang sama, rombongan guru yang berasal dari Indragiri Hilir berkesempatan untuk berdialog langsung dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Dr Muhajir Effendi di Kantor Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tepatnya di Plaza Insan Berprestasi lantai 2 Jakarta.

Rabiah, MPd selaku kepala rombongan mengucapkan terimakasih kepada Menteri yang telah meluangkan waktu untuk berdialog bersama guru  yang berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir. “Alhamdulillah kita mendapat apresiasi langsung dari Bapak Menteri,” ungkapnya.

Sementara itu, ada hal menarik  yang terjadi pada saat pertemuan tersebut. Dimana di tengah-tengah percakapan Mendikbud sempat menanyakan langsung kepada salah seorang guru dari Kabupaten Inhil tentang gaji yang diterima selama ini. “Bagaimana gajinya Bu,” ucapnya sambil tersenyum.

Ibu Maryam yang menyadari bahwa pertanyaan tersebut ditujukan kepadanya pun langsung menjawab. “Alhamdulillah melalui sertifikasi saya merasa sejahtera,” jawab wanita kelahiran Kemuning Muda yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN 024 Kotabaru Seberida tersebut. 

Mendikbud pun tak henti-hentinya menyampaikan aprsiasi kepada guru yang hadir pada saat itu. “Saya sangat mengapresiasi para guru yang hadir saat ini dan berharap melalui kesempatan ini lahir guru-guru penulis lainnya baik dari Indragiri Hilir maupun kabupaten lainnya,” ujar Mendikbud. 

Rasa bangga yang tidak terkira juga disampaikan oleh Ahmad Rasul Ashab Saleh MPd kepada riaupotenza.com. “Melalui karangan cerita yang telah kami buat, kami berhasil dipertemukan langsung dengan Mendikbud,” ungkapnya.

“Adapun buku yang kami tulis yaitu,   Rabiah MPd dari SMPN 3 Keritang dengan judul buku Surga Jatuh Pantai Solop, Maryam SPd MSi Kasek SDN 024 Keritang dengan judul buku Yatim Terbuang,  Yusfiarni SPd SD dari SDN 001 Kemuning dengan judul buku Seharum Bunga Kemuning, Yuliana SPd dari SMKN 1 Kempas judul buku Guru Matematika Yang Didamba (The Most Wonderful Mathematics Teacher), Fitri Yanti SPd dari SMAN IT Syech Walid Thaib Saleh Indragiri dengan judul buku Panah Literasi 5 Srikandi Riau, Ermiati SPd SD dari SDN 027 Nusantara Jaya dengan judul buku Indahnya Mimpi Buruk, Herwati Ahmad SPd MPd dari SMAN 1 Tembilahan dengan judulnya Menanti Harapan dan saya sendiri dari SMPN 1 Reteh dengan judul buku Belajar Sambil Bermain, “ tutup Rasul.zid