Kabur, Residivis Dilumpuhkan dengan Timah Panas


riaupotenza.com
Agus Salim saat dirawat di RSUD Pematang Reba.

RENGAT (RPZ) - Agus Salim, harus merasakan pedihnya terjangan peluru yang bersarang di kakinya. Pria asal Desa Pekan Heran, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, itu didor lantaran melawan saat akan ditangkap petugas Rutan (rumah tahanan negara) Kelas IIB Rengat.

Dengan begitu, pelarian residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curat) itu hanya berlangsung sekitar 4 jam, pasca kabur dari Rutan Rengat, Senin (20/11/2017) sekira pukul 08.30 WIB pagi tadi.

“Benar, Agus Salim terpaksa kita lumpuhkan dengan satu tembakan. Hal itu lantaran dirinya mencoba melawan dan menyerang petugas dengan batu saat akan ditangkap,” kata Kepala Rutan Rengat, Bejo Amd IP SH MH, Senin (20/11/2017).

Dikatakan Bejo, tembakan yang dilepaskan petugas Rutan tersebut tepat mengenai betis Agus. Namun, peluru yang menghujam Agus adalah peluru karet, bukan peluru tajam.

“Peluru yang kita tembakan merupakan meluru karet, bukan peluru tajam,” terng Bejo.

Usai ditangkap, napi tersebut langsung kita larikan ke RSUD Indrasari Pematang Reba untuk mendapatkan perawatan medis. Dan saat ini, sudah kembali kita bawa ke sel tahanan.

“Begitu kita periksakan ke RSUD, saat ini napi tersebut sudah kembali dibawa ke Rutan. Karena, menurut dokter RSUD, yang bersangkutan sudah boleh dibawa pulang, hanya saja harus dirawat jalan,” pungkas Bejo menuturkan.

Seperti diketahui sebelumnya, Agus Salim yang merupakan napi kasus 363 itu berupaya melarikan diri saat dia diminta petugas Rutan membersihkah atau mengepel lantai ruangan yang berada di dekat pintu keluar dan masuk Rutan, atau lebih dikenal dengan P2U.

Diketahui juga, Agus tersebut merupakan seorang residivis dalam kasus yang sama. Atas kasus yang menjeratnya, mejelis hakim PN Rengat telah menjatuhkan vonis selama 3 tahun penjara.

Adapun penangkapan terhadap Agus Salim dipimpin langsung oleh Bejo, Amd IP SH MH selaku Kepala Rutan kelas IIB Rengat. Agus ditangkap di wilayah Desa Redang, Kecamatan Rengat Barat, sekira pukul 12.30 WiB.

Agus tersebut juga dikatahui selaku tamping (tahanan pendamping) di Rutan Rengat yang sudah biasa diminta pihak Rutan untuk melakukan bersih-bersih.gr/net