DPRD Minta Instansi Terkait Tindak Tegas Jajarannya

Muzamil Sorot Hasil Razia BNN


riaupotenza.com
Muzamil, Ketua LAMR Kepulauan Meramti

SELATPANJANG(RPZ )-Dari hasil razia yang dilaksanakan Badan Narokotika Nasional (BNN) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (16/11) dini hari, sepertinya mendapat sorotan penuh oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Menjadi sorotan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Muzamil yang juga sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti itu, atas terjaringnya 6 orang ASN yang bertugas di kota yang bergelar Tanah Jantan. 

Parahnya lagi, dua orang diantaranya sempat dikabarkan adalah sebagai oknum petugas penegak hukum di Instansi Vertikal Kabupaten Kepulauan Meranti. 

"Malu Meranti dibuatnya, dan hal ini semakin menambah deretan panjang kasus Narkoba di Meranti, apalagi yang terjaring razia BBN Riau itu dikabarkan juga terdapat dua orang oknum aparat penegak hukum," kata Muzamil melalui telphone genggam. 

Atas hal itu, Muzamil meminta kepada Pemerintah Kabupaten Meranti dan instansi terkait untuk tidak segan-segan memberikan sanksi berat kepada jajarannya masing masing.  

Tak hanya itu, Muzamil juga menyebutkan agar semua PNS atau ASN di lingkungan instansi di Meranti dilakukan tes urine agar pelayan masyarakat itu benar-benar bersih dari Narkoba.

“Harapan saya pemberantasan Narkoba ini tak hanya sebatas razia, tapi juga lakukan tes urine semua pejabat dan aparat yang bertugas di Meranti. Sebab, PNS dan ASN adalah moral terdepan bagi masyarakat,” ungkap Muzamil.

Jika perlu, menurut Muzamil juga meminta agar dilakukan tes urine di legislatif. Jika ada anggota dewan ketahuan menggunakan Narkoba maka di-PAW-kan.

"Kita legislatif siap untuk dilakukan tes urine, sekarangpun kita siap. Kalau mau tes urine lakukan secara mendadak agar tidak ada rekayasa," pinta Muzamil. (Wir)