LE : Penyelenggaraan Pemilu/Pilkada Sukses, Tapi Belum Sepenuhnya Berkualitas

Ketua Bawaslu Riau Siap Pasang Badan untuk Bekerja Baik


riaupotenza.com

PASIRPENGARAIAN (RPZ)- Sosialisasi UU Pemilu dan Pelatihan Saksi yang dilaksanakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI bekerja sama dengan Bawaslu Riau dan Pekanbaru Pos, Jumat (27/10) berlanjut ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), di Pasirpengaraian. Meski diadakan di sore hari, acara ini tetap berjalan lancar dan sukses.

Ketua Pansus RUU Pemilu Ir HM Lukman Edy MSi sebagai nara sumber utama nampak tetap bersemangat menyampaikan paparannya. Salah satu hal penting yang disampaikannya, adalah soal kualitas pemimpin dan wakil rakyat yang dihasilkan lewat pemilu dan pilkada.

"Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada kita selama ini sudah berjalan sukses. Tapi kualitas pemimpin dan wakil rakyat yang dihasilkan lewat pesta demokrasi itu belum sepenuhnya berkualitas," kata LE, sapaan akrab HM Lukman Edy.  

Maka dari itu, katanya lagi, sukses dan berkualitasnya Pemilu dan Pilkada ini dititipkan kepada penyelenggara pemilu, antara lain, KPU, Bawaslu dan DKPP. Tapi, yang paling berperan mengawasi pelaksanaan pesta ini, adalah Bawaslu dan Panwaslu. 

"Kalau ada calon kepala daerah atau caleg bahkan capres misalnya nanti, yang digugurkan oleh Bawaslu, itu baru hebat dan lebih baik. Kalau tetap saja seperti yang sudah-sudah, ya sama saja itu," kata LE sambil tersenyum dan diikuti tepuk tangan seluruh peserta sosialisasi.

Sosialisasi ini diikuti oleh para anggota dan kesekretariatan Bawaslu provinsi, Panwaslu kabupaten dan anggota Panwascam se Kabupaten Rohul. Sebagai rekanan penyelengara acara, Ketua Bawaslu Rusidi Rusdan SAg MPdI juga hadir dan membuka acara ini. 

Saat sambutan dan membuka acara sosialisasi, secara tegas Rusidi menyatakan, dirinya siap pasang badan bagi anggota panwas kabupaten/kota sampai Panwascam bila ada pihak-pihak yang mengganggu kerja panwas. Yang utama kata Rusidi, bagaimana pelaksanaan pemilu dan pilkada bisa berjalan aman dan menghasilkan pemimpin juga Wakil rakyat yang berkualitas.

Mantan Ketua Bawaslu Kampar ini juga mengingatkan seluruh anggotanya, tentang hal-hal atau masalah yang muncul saat pesta demokrasi berjalan. 

"Paling tidak ada 3 masalah yang selalu muncul saat pesta demokrasi di Rohul ini. Sudah kita buat indeks kerawannanya, yakni soal keberadaan KPU sebagai penyelenggara, Pemkabnya yang juga suka sekali intervensi ke penyelenggara dan unsur peserta caleg dan parpol yang akan ikut pemilu. Makanya, ini harus betul-betul diwaspadai," ingat Rusidi.

Untuk itu, dengan adanya UU Pemilu saat ini, kata dia Bawaslu sudah semakin kuat dan bisa melaksanakan tugas-tugasnya. Rusidi juga meminta bantuan LE untuk di-back up di tingkat pusat agar upaya-upaya kerja Bawaslu untuk melahirkan pemilu dan pilkada berkualitas bisa berjalan sesuai harapan.(rpz)