Polres Siak Tetapkan Satu Pemalsu STNK Moge


riaupotenza.com
Pres Conference Polres Siak dan jajaran bersama insan Pers Siak.

SIAK (RPZ) — Polres Siak akhirnya menetapkan 1 tersangka pemalsuan STNK 12 Motor Gede (Moge) asal Batam yang diamankan Senin (24/7) lalu di pelabuhan Mengkapan, Kabupaten Siak.

Seperti diungkapkan Kapolres Siak, AKBP Barliansyah SIK, pada kasus 12 moge yang harganya fantastis itu dibagi menjadi 2 kelompok. Pertama 8 unit moge yang akan dibawa ke Medan selanjutnya Touring ke Aceh dan 4 yang dibawa kurir ke kepada pemiliknya di Pelabuhan.

“Orang yang membawa moge itu masih dalam penyelidikan sebagai saksi-saksi. Sementara 1 lagi tersangka berinisial G ini belum kita periksa. Dia diduga mengeluarkan STNK palsu untuk 1 unit moge yang rencananya akan dibawa ke Medan untuk dipakai touring ke Aceh,” kata mantan Kapolres Meranti ini di sela coffee morning dengan Insan pers, Selasa (3/10).

Sementara itu, pantauan di halaman Mapolres Siak, 12 moge tersebut masih terparkir rapi. Tapi kondisinya sangat memprihatinkan. Sepeda motor seharga ratusan juta itu ditutupi terpal dan diikat dengan rantai. Bahkan baterai motor moge tersebut juga sudah copot satu-persatu.

Untuk diketahui moge-moge ini, diangkut dari Batam mengunakan kapal Roro melewati pelabuhan Mangkepan Buton Siak. Pihak Kepolisan juga mengamankan 6 orang kurir sebagai saksi. Mereka (kurir) dibayar sebesar Rp 500 ribu per satu unit sepeda motor.

Berikut 8 unit Moge yang sesuai nama dengan STNK, yang akan dibawa ke Medan dan touring ke Aceh :

1. Yusuf Satianegara, Harley Davidson, Nomor Polisi B 3381 NG dengan nomor rangka : 1HD1BNL175SY026503 dan nomor mesin BNLS026503. (Tidak ada di database Regident Korlantas Mabes Polri).

2. Muhammad Taufik, Harley Davidson Nomor Polisi B 5555 HOG dengan nomor rangka : 5HD1KELC9B654659 dan nomor mesin KELE654651.

3. DENI, Harley Davidson, Nomor Polisi B 4101 TBH dengan nomor rangka : 5HD1KBMC5DBA657063 dan nomor mesin KBMD657036.

4. Handoko, Harley Davidson, Nomor Polisi 3987 EE dengan nomor rangka : 2A40236FLH dan nomor mesin 2A40286H9.

5. Amril, Harley Davidson, Nomor Polisi B 6279 PXJ dengan nomor rangka 5HD1CGP135K410586 dan nomor mesin CGP5410586.

6. Harlas Buana, Harley Davidson, Nomor Polisi B 3042 dengan nomor rangka : 5HD1KBMC1EB638744 dan nomor mesin KBME638744.

7. Hermantoro, Harley Davidson, nomor polisi B 6969 FCT dengan nomor rangka :1HD1FDV192Y658608 dan nomor mesin FDV2658608. (Tidak ada di database Regident Korlantas Mabes Polri).

8. Arisman, Harley Davidson, Nomor Polisi B 6795 UZC dengan nomor rangka : 5HD1KELCXEB6559658 dan nomor mesin KELE655865. (Sudah mutasi ke Sleman).

Sedangkan yang 4 unit Moge lainnya sesuai nama dengan STNK, yang akan dijemput si pemilik di pelabuhan Mengkapan Buton Siak, sebagai berikut :

1. Drs Bagas Nugraha, Harley Davidson Nomor Polisi B 3555 STT, dengan nomor rangka : 5HD1LC3C8BC42327 dan nomor mesin LC3B402327.

2. Drs Rudianto Wibowo, Harley Davidson, Nomor Polisi B 6720 THS dengan nomor rangka :5HD1FB4147Y618815 dan nomor mesin FB47618815. (Alamat pemilik di Malaka).

3. Feravi Hendrik, Honda CB400, Nomor Polisi B 3897 N dengan nomor rangka : NC39-1050526 dan nomor mesin NC23E-206016.

4. Hendra Arva Dinata, Ducati Nomor Polisi B 6588 V dengan nomor rangka : ZDMH400AE6D010364 dan nomor mesin ZDM998W4B010364. pm/go