Tetapkan Abdul Kadir, Ketua DPRD Bengkalis

Gubri Terbitkan SK Defenitif Pimpinan DPRD Bengkalis


riaupotenza.com
Kepala bagian umum setwan Radius Akima

BENGKALIS —  Setelah melalui proses panjang dan melewati enam bulan berjalan, sejak ditetapkannya pimpinan DPRD Bengkalis sementara Senin 13 Maret 2017 lalu, akhirnya DPRD Bengkalis segera memiliki Ketua DPRD defenitif melalui Surat Keputusan Gubernur Riau (Gubri) Nomor 750 tertanggal 11 September 2017.

Ketua DPRD defenitif tersebut nantinya dijabat Abdul Kadir, M.Ag dari Partai Amanat Nasional (PAN). PAW tersebut saat ini sedang dibahas oleh DPRD Bengkalis. Bahkan, dari keluarnya SK Ketua DPRD defenitif tersebut, Wakil Ketua DPRD Bengkalis H Indra Gunawan telah mengumumkannya terlebih dahulu saat dengar pendapat (hearing) antara PT. Citra Gading Asritama (CGA) dan Dinas PUPR.

“Untuk saat ini saya masih memimpin sidang, dan ada kabar baik hari ini, SK penetapan pimpinan atau Ketua DPRD Bengkalis defenitif sudah keluar, dan pak Abdul Kadir dari PAN nantinya ditunjuk sebagai pengganti H Heru Wahyudi, maka dari itu kita ucapkan selamat terlebih dahulu,”kata Indra Gunawan, Selasa (12/9) kemarin.

riaupotenza.com yang berusaha mewawancarai Kepala Bagian Umum Sekretariat Dewan Radius Akim, Selasa (12/9) turut membenarkan telah terbitnya SK pergantian pimpinan DPRD Bengkalis dari H Heru Wahyudi, ke Abdul Kadir, keduanya berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Radius mengatakan, sesuai dengan SK Nomor 749 tentang peresmian dan pemberhentian Heru Wahyudi, sebagai Ketua DPRD Bengkalis dan SK Ketua DPRD Bengkalis defenitif, nomor 750 melalui Keputusan dari Gubernur Riau, nantinya menetapkan Abdul Kadir sebagai Ketua DPRD Bengkalis defenitif.

“SK nya sudah kita terima, SK Gubernur Riau itu tertanggal 11 September 2017, dan hal ini sedang kita bahas serta proses. Sesuai musyawarah tadi, tanggal 18 September 2017 diagendakan pelantikannya pukul 14.00 WIB,”kata Radius.

Ditanya apakah akan ada perubahan komposisi alat kelengkapan dewan setelah dilantiknya Ketua DPRD Bengkalis defenitif, Radius menegaskan, sejauh ini belum berbicara perubahan komposisi, kemungkinan besar perubahan alat kelengkapan dewan nantinya dibahas oleh pimpinan DPRD yang baru.

“Komposisi alat kelengkapan dewan belum ada perubahan, mungkin setelah pelantikan ketua DPRD defenitif, dan untuk hal itu menjadi kewenangan pimpinan. Kita tidak sejauhmana nantinya, apakah akan terjadi perubahan alat kelengkapan dewan, maka itu dibicarakan setelah pelantikan ketua defenitif,”tandas mantan Sekretaris Dishub Bengkalis ini.(MXH)