Gelar Aksi Damai di Kantor Bupati Rokan Hulu

Masyarakat Tambusai Minta Polda Penjarakan Bos PT Hutahaean


riaupotenza.com
Ratusan masyarakat memasuki gerbang menuju kantor bupati.

ROKANHULU (RPZ) — Ratusan masyarakat dari tiga desa di Kecamatan Tambusai bersama Gerakan Pemuda Mahasiswa Tambusai Timur (GPMTT) gelar aksi damai di Kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul), Kamis (10/8). Aksi tersebut dikawal ketat personel Polres Rohul dan personel Satpol PP Rohul.

Satu diantara emapat tuntutan masyarakat yang menarik yakni, meminta Polda Riau segera melakukan proses penahanan atau penjarakan bos PT Hutahaean. Apalagi belum lama ini pihak Kepolisian sudah menetapkan tersangka kepada pengusaha perkebunan kelapa sawit tersebut.

Kedua, meminta PT Hutahaean kebun Batang Kumu, Kecamatan Tambusai mengembalikan tanah ulayat seluas 835 hektar milik tiga desa di Kecamatan Tambusai yakni Desa Tambusai Timur, Desa Tingkok, dan Desa Lubuk Soting.

Ketiga, masyarakat tiga desa mendukung Pemkab Rohul mengusut pajak PT Hutahean. Dan ke empat, masyarakat meminta pemberhentian segala aktivitas di areal Afdeling VII perkebunan PT Hutahaean kebun Batang Kumu.

Kedatangan ratusan masyarakat dan GPMTT diterima oleh Asisten I Setdakab Rohul Juni Syafrin, dan Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rohul Ir. Sri Hardono. Setelah menunggu beberapa menit di luar pagar kantor Bupati, akhirnya massa aksi diperbolehkan masuk.

Kepada masyarakat tiga desa, Kepala Disnakbun Rohul Sri Hardono mengakui memang sudah sejak 2012 silam masalah lahan di PT Hutahaean belum terselesaikan.

Diakui Sri Hardono, Disnakbun Rohul sudah mendapat sinyal dari Bupati Rohul H Suparman SSos MSi untuk langkah penyelesaian, dan akan memanggil pihak PT Hutahaean secepatnya.

Hal senada juga disampaikan Asisten I Setdakab Rohul Juni Syafrin. Ia mengatakan semua aspirasi masyarakat tiga desa akan disampaikan kepada Bupati Rohul, termasuk untuk pemanggilan pihak PT Hutahaean.

Untuk membahas lebih jauh, Pemkab Rohul mengajak perwakilan masyarakat dari tiga desa untuk mediasi di Kantor Bupati Rohul. Sedangkan ratusan masyarakat dengan setia menunggu di teras Kantor Bupati.

Rencananya, setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati Rohul, ribuan masyarakat tiga desa di Kecamatan Tambusai juga akan menggelar aksi damai serupa di Mapolres Rohul. pm/mx