Pakai Surat Palsu, 12 Unit Moge Disita


riaupotenza.com
Selusin moge diberi garis polisi oleh petugas.

SIAK (RPZ) — Satuan Reskrim Polres Siak menggelar operasi di Pelabuhan Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Alhasil, 12 unit motor gede (moge) berbagai jenis disita dari Kapal Roro yang baru datang dari Batam, Kepulauan Riau.

Kini, belasan moge yang terdiri dari 10 unit Harley Davidson, satu unit Ducati dan satu unit CB diamankan di Mapolres Siak. Semuanya disusun rapi dan dipasang police line. 

‘’Awalnya kita mendapat informasi tentang akan adanya pengiriman moge dari Batam melewati Pelabuhan Bhuton, Siak. Lalu, Senin pagi tanggal 24 Juli 2017, kita turunkan tim Opsnal untuk lidik di lapangan. Ternyata benar, kita temukam 12 unit moge yang diangkut Kapal Roro dari Batam menuju Buton,’’ kata Kapolres Siak AKBP Restika P Nainggolan SIK dalam konfrensi pers, Kamis (27/7) di Mapolres Siak.

Sebanyak 12 unit moge itu, imbuhnya, dibawa oleh dua kelompok. Pertama terdiri dari empat orang membawa empat unit. Masing-masing dua unit Harley Davidson, satu unit Honda CB 400 dan satu Ducati.

Kemudian kelompok kedua terdiri dari dua orang. Mereka membawa kawalan delapan moge jenis Harley Davidson. 

Dalam kasus ini, petugas menggunakan Pasal 263 ayat (2) KUHP. ‘’Bunyi pasal ini barang siapa dengan sengaja memakai surat palsu atau yang dipalsukan seolah-olah asli, jika pemakaian surat itu dapat menimbulkan kerugian. Ancaman pidananya paling lama enam enam tahun,’’ ujarnya.

Penggunakan pasal tersebut, lanjut Kapolres, berpedoman pada hasil pengecekan surat-surat dan fisik kendaraan, termasuk STNK dan nomor rangka mesin. ‘’Dari hasil pengecekan, masing-masing STNK sesuai dengan nomor rangka mesin kendaraan. Namun berdasarkan cek awal pada database Regident Korlantas Mabes Polri, ternyata nomor polisi (plat Nopol) kendaraan tersebut ada perbedaan data, yakni nama yang terdaftar di database Korlantas berbeda dengan nama yang ada pada STNK. Jadi bukan bodong ya, tapi ada perbedaan data antara STNK yang disertakan dengan data yang ada di Korlantas Mabes Polri,’’ bebernya.

Setakat ini pihak kepolisian belum menetapkan siapa tersangkanya. Demikian halnya terhadap para kurir yang didapati di tempat kejadian. Enam orang yang semuanya merupakan warga Batam hanya dimintai keterangan.

‘’Menurut para kurir, delapan moge akan dibawa ke Medan untuk touring ke Aceh. Empat unit akan diturunkan di Mengkapan Kecamatan Sungai Apit, Siak. Konon akan ada pemiliknya yang menjemput di masing-masing tempat penurunan tersebut. Tapi sampai sekarang belum ada yang mengaku pemilik datang ke Polres Siak,’’ pungkasnya. pm/mx