Petani Sagu Hilang Diterkam Buaya


SIAK (RPZ) — Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak diteror buaya. Rabu (19/7) siang, seorang warga diterkam binatang predator tersebut saat merakit batang sagu di Sungai Belat.

Dari mulut ke mulut, kabar kejadian itu menyebar. Hingga sekarang, korban yang diketahui bernama Ipin, warga Selat Panjang belum ditemukan.

‘’Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB. Sampai sekarang belum ditemukan, masih dalam pencarian,’’ ujar salah seorang warga yang tidak disebut namanya.

Kapolres Siak AKBP Restika P Nainggolan SIK dikonfirmasi melalui Kapolsek Sungai Apit AKP Hendrik, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun dirinya belum bisa memberikan keterangan, karena masih dalam perjalanan menuju Teluk Lanus. 

Diketahui, untuk menuju Teluk Lanus diperlukan waktu sekitar tiga sampai empat jam dari Pelabuhan Buton, Kecamatan Sungai Apit melalui jalur Sungai. Namun jika menggunakan pompong, bisa menelan waktu hingga lima jam perjalanan. 

Berdasarkan data riaupotenza.com, sejak 2016 hingga sekarang sudah ada tiga korban yang diterkam buaya di Teluk Lanus. Di antaranya Aris Purwoko diterkam buaya hingga harus kehilangan kaki kirinya pada 17 Desember 2016 silam.

Dua hari sebelum tragedi menimpa Aris Purwoko, juga ada korban lain di Tugau Pulau Tiga Serapung (perbatasan Kabupaten Siak-Pelelawan, tidak jauh dari Teluk lanus ). Saat itu korban tengah mencari siput di bawah pohon bakau.=MXS