Video Panas 2 Anak di Bawah Umur Menyebar di Mesos


riaupotenza.com
ilustrasi

Satreskrim Polres Tarakan berhasil meringkus ED, Rabu (20/3) malam.

ED merupakan terduga perekam dan penyebar video panas yang melibatkan dua anak di bawah umur.

Gara-gara ulah ED, video panas tersebut menyebar di media sosial.

Kasat Reskrim AKP Choirul Jusuf mengatakan, ED mulai menjalani pemeriksaan intensif.

“Sekitar pukul 10:00 Wita, kami sudah melakukan gelar perkara untuk melengkapi laporan yang telah dibuat oleh orang tua dari anak-anak tersebut,” ungkap Choirul kepada Radar Tarakan, Kamis (23/3).

Dia menambahkan, ED terancam menjadi tersangka jika terbukti merekam dan menyebarkan video panas itu.

ED bisa dijerat pasal 27 Undang-Undang  nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman kurungan di atas lima tahun penjara.

“Untuk  masalah asusilanya kami kembalikan ke Dinas Sosial karena yang bersangkutan masih anak-anak,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya masih memeriksa tiga orang, dua di antaranya adalah saksi,

“Yang jelas tiga orang adalah warga Tarakan, mereka dewasa tapi masih sekolah,” imbuhnya.

Choirul mengimbau masyarakat tidak menyebarkan video asusila ke masyarakat dalam bentuk apa pun.

Sebelumnya, video yang berdurasi 16 detik tersebut telah beredar luas di media sosial WhatsApp (WA).

Video yang direkam di salah satu lokasi rumah warga di Tarakan ini meresahkan orang tua. JPNN