Maret Mendatang Panen 850 Haktar Sawah di Meranti

riaupotenza.com

SELATPANJANG- 70 persen dari 3.850 hektar sawah yang telah panen sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Perternakan (DKPTP2), Kabupaten Kepuluan Meranti, memastikan 850 hektar sawah menyusul panen akhir Maret 2017 mendatang. 

"Sebelumnya sudah panen, sekitar 30 persen dari luas sawah Meranti akan menyusul panennya akhir Maret 2017 mendatang," ujar Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTP2), Syafril, kepada Pekanbaru Pos, Minggu (19/3).

Selain itu, dirinya tidak menyangkal jika di Kabupaten Kepuluan Meranti saat ini masih kekurangan cetak sawah untuk untuk menampung profesi petani yang ada. Dengan luas lahan 3.850 hektar sawah secara keseluruhan, tidak bisa menakomodir sebanyak 2.500 KK petani yang sempat hijrah ke Desa Penyalai, Pelelawan.  

Syafril menjelaskan, ribuan petani tersebut harus menginap di pondok-pondok sawah setiap musim tanam atau musim panen. Untuk sampai ke Pulau Penyalai, mereka harus menggunakan tranportasi air berupa pompong hingga berjam-jam.

"Mereka mandah (menginap, red) sampai berminggu-minggu disana untuk mengolah lahan hingga menanam. Setelah selesai, mereka kembali lagi ke Rangsang. Mereka akan kembali saat masuk masa panen," ujar Syafril.

Lebih jauh dijelaskan Syafril, imigrasi petani Kecamatan Rangsang ke Pulau Penyalai sudah berlangsung sejak belasan tahun yang lalu. Hijrahnya ribuan petani itu disebabkan serangan air pasang laut yang masuk hamparan sawah mereka di Kecamatan Rangsang.

"Meskipun Rangsang sudah dapat program cetak sawah pada 2015 silam, namun para petani tersebut masih masih meninggalkan sawah mereka di Penyalai," ujar Syaf.(wira)