220 Siswa SMPN 11 Ikuti UNPK 2017

PEKANBARU (RPZ) - Bagi Sekolah yang memiliki lebih dari 20 komputer dan 1 unit server wajib menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun, bagi sekolah yang tak memiliki komputer, bisa mengirimkan siswanya ke sekolah lain dalam radius maksimal 5 kilometer. Pemerintah pusat meminta Gubernur dan Walikota/Bupati untuk menginstruksikan kepada semua kepala dinas untuk segera menetapkan sekolah melaksanakan UNBK.

Untuk memastikan kelancaran UNBK, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah mengeluarkan Surat Edaran nomor 1/2017 tentang Pelaksanaan UN tahun ajaran 2016/2017. Dalam surat tersebut, Mendikbud menegaskan bahwa pelaksanaan UN akan diprioritaskan melalui UNBK.

Lain halnya dengan SMPN 11 Pekanbaru. Tahun ini, mereka belum bisa melaksanakan UNBK. Untuk itu, mereka akan tetap melaksanakan Ujian nasional dengan sistem manual yang lebih dikenal dengan Ujian  Nasional Pensil Kertas(UNPK). 

‘’Hal ini dikarenakan tidak adanya prangkat komputer maupun sekolah yang akan ditumpangi untuk ujian dengan sistem online tersebut. Siswa kelas IX sudah dipersiapkan untuk menghadapi UNPK,’’ ungkap 
Kepala SMPN 11 Pekanbaru, Dra Hj Rima Pepitra MM kepada riaupotenza.com, kemarin.
Rima menjelaskan, tahun ini siswa yang bakal mengikuti UNPK sebanyak 220 orang.  Seluruh peserta didik sudah siap untuk mengikuti ujian nasional nantinya. 

‘’Setakat ini, para siswa diberikan pelajaran tambahan oleh guru bidang studi. Seperti pembahasan soal-soal UN tahun sebelumnya dan Try out,’’ terangnya.

Selain itu, peserta didik diasah kemampuannya dalam mengerjakan soal-soal UN dan  membahas kisi kisi soal materi yang di UNkan,  jelasnya. ‘’Dengan melakukan berbagai persiapan, diharapkan peserta didik nantinya akan berhasil meraih nilai UN terbaik,’’ harap Rima  Optimis.PPG