Komplotan Curat Dibekuk Tim Gabungan Polres Inhu dan Brimob

riaupotenza.com

PEKANBARU- Tim gabungan Opsnal  Satreskrim Polresta Inhu dan Brimob Polda Riau menangkap empat orang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda empat dan roda enam.

Empat orang tersangka ditangkap ditempat kejadian perkara (TKP) berbeda, Jumat (17/3) lalu.

" Empat orang tersangka berinisial Sn (43), RP (28), Io (32) dan Nl (32). Mereka ini ditangkap tim gabungan," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM kepada Riaupotenza.com, Sabtu (18/3) siang.

Dijelaskannya, pengungkapan kasus curat ini merupakan beberapa kali pengembangan oleh Polres Inhu dan Brimob Polda Riau.

Bahkan beberapa pelaku berada di Kota Pekanbaru, sehingga Satreskrim Polres Inhu melakukan koordinasi dengan Brimob Polda Riau, yang dipimpin oleh Ipda M Aditya Pratama STK.

Awalnya, kata Guntur, Polres Inhil dan Brimob Polda Riau menangkap tersangka Sn dikawasan Jalan Belimbing, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru sekitar pukul 02.30 WIB.

Kemudian dilanjutkan dengan pengembangan untuk menangkap tersangka Io, Rp dan Nl.

Dari para tersangka, petugas menyita barang bukti satu unit mobil Xenia warna merah BM 1425 JB, satu buah tas berisi kabel penyambung yang diduga digunakan untuk melakukan aksi kejahatan.

" Empat tersangka kita duga kuat spesialis curanmor kendaraan roda empat maupun roda enam. Karena dari hasil interogasi tim gabungan tersangka mengaku sudah melakukan empat kali aksi yang sama," jelas Guntur.

Diuraikan, laporan yang pernah diterima oleh pihak kepolisian Polres Inhu, para pelaku sudah pernah bersaksi diwilayah Kabupaten Inhu.

Terhitung dari bulan Januari sampai Maret, empat pelaku curanmor telah berhasil mencuri mobil L300, Colt Diesel Canter.

Namun, tim gabungan masih melakukan pengembangan lebih jauh untuk mencari barang bukti hasil curian pelaku.

" Jadi empat orang tersangka curat kita duga komplotan dan juga spesialis curanmor. Saat barang bukti dan tersangka sudah diamankan tim gabungan untuk dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut," terang Guntur.

Keempat tersangka, dikenakan Pasal 364 tentang curanmor diancam tujuh tahun penjara.(don)